Gempa yang mengguncang Palu, Donggala, dan Sigi Provinsi Sulawesi Tengah pada 28/09/2018 menyisahkan luka dan duka bagi seluruh rakyat Indonesia dan menjadi perhatian seluruh dunia. Gempa yang berkekuatan 7,4 SR ini diikuti dengan tsunami dan fenomena likuifaksi yang menyebabkan banyaknya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta banyak masyarakat yang kehilangan seluruh harta bendanya.
Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi 3 juga terus berupaya untuk membenahi infrastruktur yang rusak, melayani penyediaan air bersih dan sanitasi untuk korban yang terdampak.
Kejadian ini jangan sampai membuat kita berduka berlarut-larut, kita harus tetap bangkit untuk kembali membenahi infrastruktur yang rusak demi masa depan yang lebih baik.
Pembangunan Sumur Bor untuk Air Baku di Kab. Tojo Una Una, Prov. Sulawesi Tengah, salah satunya dilaksanakan di lokasi Pesantren Al-Madinah. Kegiatan monev pekerjaan sumur…
Palu, 23 Maret 2020 – Menindaklanjuti undangan Dirjen SDA bersama para Direktur/Kapus, BWS Sulawesi III Palu turut serta mengikuti video conference Rapat Pelaksanaan…
Untuk meningkatkan kerjasama dan menjalin koordinasi yang lebih baik antar Instansi/Lembaga terkait Penanggulangan Banjir, maka BWS Sulawesi III Palu melalui OP SDA 1 melaksanakan…
Palu – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu melaksanakan rapat verifikasi data program swasembada pangan pada hari ini (9 Januari 2025) di Aula BWS Sulawesi III…
POSTER
KONTAK
BERITA PUPR
APLIKASI
PENGUNJUNG
Balai Wilayah Sungai Sulawesi III mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
© Copyright 2018. sda.pu.go.id/bwssulawesi3. All Rights Reserved